Converence Call: Minggu Pagi di Beranda Rumah

Biyung dan Rama ada di rumah di Murtirejo-Kebumen-Jawa Tengah, mbak Arum ada di Pasar Minggu-Jakarta Selatan-DKI Jakarta, dan aku ada di Pondok Aren-Tangerang Selatan-Banten, berhubungan dalam satu jaringan komunikasi udara. Entah di mana suara kami bertemu. Tapi bagiku, rasanya kami sedang duduk bersama di beranda; membicarakan nikmat pagi, musyawarah rencana ke depan, dan cara-cara menempuhnya; dengan suguhan kopi dua cangkir untuk berempat buatan biyung.

Sepasang pohon mangga di depan rumah sedang berbunga lagi. Padahal buah mangganya juga masih ada banyak yang menggantung di pohon mangga yang sebelah kiri. Pohon mangga sebelah kanan belum berbuah sejak dipangkas rapi beberapa tahun yang lalu, seolah-olah pohon itu adalah jantan. Kata Biyung, "Lebaran ini mungkin pas sedang bagus-bagusnya." Lalu mbak Arum berharap,"Nanti aku mau metik sendiri mangganya. Kan aku yang merawatnya, dulu."

Satu jam pun terasa cepat berlalu dan kurang. Namun, wejangan penutup menjadi begitu berarti untuk seminggu ke depan: disiplin, prihatin, sabar, dan tawakkal.


Oh ya. Ada salam dari Rama untuk teman-teman (Al kausar 52).
 
Home | Gallery | Tutorials | Freebies | About Us | Contact Us

Copyright © 2009 Mabruri menulis |Designed by Templatemo |Converted to blogger by BloggerThemes.Net

Usage Rights

DesignBlog BloggerTheme comes under a Creative Commons License.This template is free of charge to create a personal blog.You can make changes to the templates to suit your needs.But You must keep the footer links Intact.