UFO (telat)

Kadang aku alias Mabruri merasa bingung membedakan fakta dan fiksi pada sebuah tulisan fiksi ilmiah. Langsung saja misalnya aku kutipkan dari buku “Deception Point” atau “Titik Muslihat” karya Dan Brown:
“Sebagai seorang analis intelijen, Rachel terus-menerus menjawab berbagai pertanyaan teman-temannya tentang dugaan bahwa pemerintah menutup-nutupi kontak dengan makhluk luar angkasa. Dia merasa bosan dengan berbagai teori yang diyakini teman-temannya yang "berpendidikan" itu, seperti adanya pesawat luar angkasa yang rusak dan disembunyikan pemerintah di bawah tanah, mayat-mayat makhluk ruang angkasa yang dibekukan, bahkan manusia yang diculik dan dibedah oleh makhluk-makhluk angkasa luar untuk diteliti oleh mereka.
Tentu saja, semua itu tidak masuk akal. Tidak ada makhluk ruang angkasa. Tidak ada hal yang ditutup-tutupi.
Semua orang yang bekerja pada komunitas intelijen tahu, tanggapan mayoritas orang tentang penampakan dan penculikan oleh makhluk luar angkasa hanyalah produk khayalan yang terlalu liar atau ciptaan para penipu yang ingin mencari keuntungan. Ketika foto asli UFO betul-betul ada, anehnya benda asing tersebut muncul di dekat

Aku Ingin Menggambar

Wah, kalau yang namanya sedang ingin, yang namanya Mabruri itu, sepertinya harus tersampaikan maunya. Padahal saat ini aku sedang ingin sekali menggambar tetapi bakat seni tidak melekat pada jiwaku. Ah masa bodo. Aku ingin menggambar! Pokoknya menggambar. Ya aku harus menggambar.
Akhirnya kutekadkan untuk menggambar. Yah...walaupun gambarnya biasa saja, tapi aku rasa aku melakukannya dengan cara yang luar biasa.
Ini benar-benar gambar biasa. Ada dua buah gunung sebagai gambar latar nun jauh di sana. Kemudian aku buat sawah menghampar dari kaki gunung sampai ke arahku. Tak lupa aku membelah sawah itu dengan jalan, jalan aspal dan lumayan lurus tak berkelok. Di tepi jalan, seperti biasa, kugambar pohon dengan jarak teratur. Tak lupa pula tiang listrik yang sama tingginya dengan pohon-pohon tadi.

Berganti Nama

Sesuai dengan yang disarankan oleh seseorang kepadaku untuk menambahi namaku menjadi ABDULLAH MABRURI maka kuberitahukan bahwa nama saya yang ada di akun facebook berganti dari ABDUL MABRURI menjadi ABDULLAH MABRURI

..........
Gus Yahya Cholil Staquf:
Saya ingin menyarankan agar nama sampeyan ditambahi sedikit jadi:
ABDULLAH MABRURI
artinya: hamba Allah yang (dijadikan) penuh kebajikan.

Abdul Mabruri:
Terima kasih sarannya.
kalau boleh tahu, apa alasannya?

Gus Yahya:
Abd = hamba
Mabruri = sifat golongan yang dijadikan penuh kebajikan (golongan mabrur)
Sampeyan kan hamba Allah, bukan hambanya golongan mabrur. Jadi:
Abdullah Mabruri = hamba Allah yang termasuk golongan (orang-orang) yang mabrur (dijadikan penuh dengan kebajikan).
Ini sekedar saran saja.
...........

Ku Bahagia oleh Sherina

Kita bermain-main
Siang-siang hari senin
Tertawa satu sama lain
Semua bahagia semua bahagia

Kita berangan-angan
Merangkai masa depan
Di bawah kerindangan dahan
Semua bahagia semua bahagia

Matahari seakan tersenyum

Reff:
Walau makan susah
Walau hidup susah
Walau ‘tuk senyumpun susah
Rasa syukur ini karena bersamamu juga susah dilupakan

Back to [*]

Oh ku bahagia
Oh ku bahagia

Come from the Future

Waktu adalah dimensia keempat.
Begitulah pemikiran si jenius Albert Enstein.

Sudah lama aku lupa akan sebersit ide lucu dan saat aku ingat-ingat hanya sebagian dari bersitan ide lucu itu. Seingatku itu ada hubungannya dengan Enstein, entah teori relativas atau apalah.

Untuk keperluan mengingat itu, aku mencoba googling dengan keyword semacam: waktu dimensi empat. Hasilnya tentu banyak. Semakin dibaca, semakin bingung dengan bahasa high-end science.

Ya sudahlah, berdasar pemikiran sederhana saja.

Film Back to Future 1 sampai 3 sedikit menginspirasi. Pada film itu, seseorang bisa pindah dimensi waktunya sehingga pada dimensi yang dituju terdapat orang itu pada masa itu dan dirinya sendiri yang datang dari masa sekarang. Keduanya adalah orang yang sama.

(Semoga) Kiamat Besar pada 2012

Merupakan suatu kelancangan sekali, sepertinya, menuliskan hal ini.

Banyak rumor tentang kiamat pada tahun 2012 baik yang secara alamiah yang dinyatakan oleh ilmuan tentang terbenturnya bumi oleh benda langit lain (meteor) maupun seperti yang diramalkan oleh suku tua di Amerika, Inka.

Tak bisa dipungkiri, itu membuat cemas manusia (yang mengetahuinya). Wajar kalau merasa seperti itu. Padahal tahun itu, 2012, tidak lama lagi.

Sekali lagi, merupakan suatu sikap lancang kalau berharap kiamat besar terjadi pada 2012.

Kenapa?

SMS Lebaran

Dimulai dengan SMS dari seorang teman (SMA) yang membuatku kaget ketika membaca bagian awalnya. Sayang sekali SMS-nya sudah kuhapus. Yang jelas teringat adalah bagian awalnya.

"Ya Alloh, ............"

Ternyata SMS itu diawali doa, kemudian permohonan maaf.

Itu membuatku kaget (dan takut) karena dalam pikiranku (dan mungkin kenyataan) bahwa pihak kedua (penerima SMS) adalah orang yang diajak bicara (dalam bahasa tulis). Sedangkan seruan 'Ya Allah' jelas bukan untukku, dan berdasarkan permohonan maaf pada akhir SMS merujuk ke penerima (aku).

Sekali lagi, seakan-akan pihak kedua (penerima SMS) mendapat seruan 'Ya Allah'.

Untuk Anakku

"Anakku, hidup di dunia ini tak sehalus yang ada pada 'Ketika Cinta Bertasbih'. Itu cerita fiktif. Akan tetapi, jangan terlalu takut karena hidup ini juga tidak sekasar seperti yang ada di film 'Merantau'. Yah, walaupun kini, bom-bom yang cuma bisa diledakkan dengan bunuh diri itu sudah mulai menyombongkan diri di bumi pertiwi ini. Jangan takut."

"Oleh karena itu, anakku, sebagai warga negara, pemuda, dan cendekiawan (mahasiswa), jadilah sesuai dengan tuntunan yang telah dan akan kau dapatkan. Baik tuntunan agama maupun pemerintah-negara (ulama dan umara)."

"Orang bilang, kalau mau jadi penguasa, kuasai dulu informasi. Begitu juga dengan engkau anakku, kuasai juga informasi. Bukan berarti harus menjadi penguasa. Engkau pasti lebih tahu bagaimana menggali informasi itu, ilmu itu."

Antara

Antara perasaan aman (yang bisa melemahkan) dan kegentingan (yang menantang).

Antara berpenghasilan rendah dan berhemat atau berpenghasilan besar dan boros sehingga keduanya sama-sama mempunyai saldo akhir sama dengan nol ( 0 )?

Antara mengetahui tapi tidak ada perubahan yang ada dengan pengetahuan itu atau tidak mengetahui sehingga tidak ada tanggung jawab perubahan padanya?

Antara menolong tapi diri sendiri menderita sedang yang ditolong menjadi tidak menderita atau tidak menolong karena tidak ada perubahan (hanya berganti yang menolong yang menjadi menderita)?

Cerpen: Kupakaikan Kau Batik!

Ini hanya cerita fiksi, belum dan tidak akan pernah terjadi (dengan persis) dengan balutan sedikit humor.
KUPAKAIKAN KAU BATIK!
Lebaran sudah lewat. Di tempatku sedang banyak kondangan manten. Entah kenapa mereka menikahkan anaknya beberapa hari setelah lebaran. Mungkin sudah jadi adatnya orang Jawa kalai ya? Eh, emang cuma orang Jawa? Ga tahu juga sih. Tapi temenku yang di Mesir juga nikah awal Syawal ini. hehe, dia kan orang Jawa yang sedang kuliah di University of Cairo (bukan Al Ahzar, mungkin karena halafan Al Quran-nya kurang dikit kalo di al Ahzar, :D)
Jadi ceritanya begini, temenku, namanya Azhary Al Indunisiu, adalah mahasiswa UoC (Univ of Cairo) tahun akhir, sedang menunggu wisuda malah. Mengingat umurnya yang sudah cukup dan juga dia sudah merasa kompeten untuk menjadi kepala keluarga, dia mulai mempunyai pikiran untuk menikah. Dia menginginkan gadis Mesir. Oleh karena sejak kecil dia selalu hisup di lingkungan pesantren—yang membatasi pergaulan ikhwan akhwat—dia merasa tidak terlalu pandai untuk ta’aruf (padahal dia tahu ilmunya). Maksudnya, dia ingin tahu trik-triknya.
 
Home | Gallery | Tutorials | Freebies | About Us | Contact Us

Copyright © 2009 Mabruri menulis |Designed by Templatemo |Converted to blogger by BloggerThemes.Net

Usage Rights

DesignBlog BloggerTheme comes under a Creative Commons License.This template is free of charge to create a personal blog.You can make changes to the templates to suit your needs.But You must keep the footer links Intact.